Halaqah Ditjen Pesantren Dorong Indonesia Emas 2045

0
IMG-20251115-WA0006

RADIO SINFONI, Mataram – Kementerian Agama melalui Ditjen Pesantren menggelar halaqah nasional dengan tema “Transformasi Peran Pesantren sebagai Basis Pembangunan SDM Indonesia Emas 2025, di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Sabtu (15/11/2025).

Kegiatan tersebut membahas penguatan pesantren sebagai basis pembangunan sumber daya manusia Indonesia Emas 2045. Acara dihadiri sejumlah narasumber, termasuk TGH L.M. Turmudzi Badarudin dan TGH Munajib Kholid. Hadir pula Prof. Dr. H. Zainal Arifin Munir bersama pimpinan pesantren Lombok dan mahasiswa Ma’had Al-Jami’ah.

Mahasiswi Ma’had, Nining Sinaya Putri, menilai forum ini strategis bagi penguatan pesantren. Ia menyatakan, “Ma’had menjadi tempat berkumpulnya berbagai pihak untuk bertukar pikiran dan pendapat,” katanya.

Menurut Nining, pesantren harus terus berkaitan dengan dinamika sosial masyarakat yang berkembang cepat. Ia berharap hasil halaqah mampu memperkuat peran pesantren dalam pembangunan pendidikan nasional.

Baca Juga :  Wisuda ke-47 UIN Mataram 2023

Wakil Rektor 2 UIN Mataram, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh M.A., menyebut hadirnya Ditjen Pesantren sebagai anugerah besar bagi dunia pesantren. Ia mengatakan, “Pesantren memiliki lintasan sejarah panjang dan telah terlibat dalam menjaga Indonesia,” tegasnya.

Saleh menambahkan bahwa masyarakat menyambut baik perhatian negara terhadap lembaga pesantren yang selama ini berkembang mandiri. Menurutnya, “Banyak santri datang menyambut pemerintah sebagai wujud kehadiran negara bagi pesantren,” tambahnya.

Tokoh pesantren H. Muhammad Makky Ma’arif menilai perkembangan ini sebagai angin segar bagi lembaga pesantren.
“Selama ini perhatian pemerintah masih kurang sehingga pesantren seperti dianaktirikan dibanding sekolah negeri,” jelasnya.

Makky menjelaskan bahwa pesantren kecil sangat membutuhkan dukungan finansial yang setara dari negara.
“Pemerintah kini memberi perhatian besar terutama bagi kesejahteraan dan keberlanjutan pesantren,” pungkasnya.

Baca Juga :  Antusiasme keluarga wisudawan & wisudawati di momentum wisuda ke 52 UIN Mataram

Halaqah ini menyimpulkan perlunya penguatan pesantren sebagai pusat pembentukan karakter generasi emas. Peserta berharap pesantren mampu mencetak sumber daya unggul yang berakhlak serta berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Penulis: Suriyani Ajizah Bustami
Editor: Ananda Dwi Salsabila

Bagikan Yuuk..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *